Selasa, 18 Agustus 2015

Gebyar Agustusan di Bumi Sembowo, Sudimoro

(Kiri atas sesuai arah jarum jam): Kesenian Oglor, Karawitan, Ketua Panitia, Kepala Desa, Kesenian Hadroh

Desa mawa tata, Negara mawa cara, demikian ungkapan bijak Jawa yang menggambarkan keberagaman masyarakat dalam setiap hal. Setiap daerah memiliki adat masing-masing terkait dengan satu hal yang sama. Dalam memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-70 misalnya, setiap daerah tentu memiliki cara untuk mengobarkan kembali semangat kebangsaan yang telah dicontohkan oleh para pahlawan. Serangkaian acara yang dikemas bersama oleh pemerintah dan masyarakat setempat menjadi bukti bahwa semangat gotong-royong masih sangat dijunjung tinggi di masyarakat Indonesia.

Pun demikian dengan perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-70 di Desa Sembowo Kecamatan Sudimoro Kabupaten Pacitan. Kondisi geografis yang ada nampaknya membuat Pemerintah Kecamatan tidak memusatkan perayaan di lapangan kecamatan, namun perayaannya diserahkan ke desa sesuai dengan kreativitas masing-masing. Asas desentralisasi ini disambut antusias oleh segenap masyarakat desa Sembowo. Prinsip “Ayo Kerja” yang didengungkan Pemerintah Pusat diejawantah menjadi semangat kerja bersama untuk nyengkuyung acara besar desa. Dalam sambutannya, Kepala Desa Sembowo mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh elemen yang telah berkenan bekerja sama dalam menyukseskan acara tersebut.

(Kiri atas sesuai arah jarum jam): Tari Rodhat, Tari Joged Osing, Tari Udang Windu

Gebyar Agustusan di Desa Sembowo dimulai dengan serangkaian lomba antar dusun maupun antar RT/RW. Lomba yang diadakan melibatkan anak-anak hingga orang dewasa. Untuk anak-anak, panitia menyelenggarakan lomba hafalan surat dalam Juz ‘Amma kategori putra dan putri. Bagi orang dewasa, lomba makin beragam. Dalam bidang olahraga misalnya, panitia menyelenggarakan lomba voli untuk kategori putra dan putri serta lomba cipta kreasi senam untuk Ibu-ibu PKK. Sedangkan dalam bidang seni, lomba langen tayub dan lomba karawitan menjadi ajang kompetisi untuk ngleluri budaya leluhur yang agung. Selain itu, masih ada lomba yang melibatkan seluruh elemen warga masyarakat, yaitu lomba kebersihan lingkungan.

(Kiri atas sesuai arah jarum jam):Penyerahan hadiah lomba, penampilan PSHT, Tari Abyar, Senam Kreasi, Pengumuman Kejuaraan

Senin, 17 Agustus 2015, dilaksanakan Upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi yang dilaksanakan di lapangan desa Sembowo. Sebelumnya, lapangan juga telah disusun sedemikian rupa, sehingga terdapat stand-stand yang ada di pinggir lapangan. Seusai upacara, seluruh hadirin dihibur dengan penampilan tari Anak Indonesia yang dibawakan oleh siswa-siswi SD Negeri Sembowo I.

Malam hari, acara ditutup dengan malam puncak Peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-70. Hampir seluruh warga dari desa Sembowo dan sekitarnya turut hadir memenuhi lapangan desa Sembowo, bahkan beberapa penonton rela menyaksikan kemeriahan acara di halaman SD Sembowo I karena tidak mendapatkan tempat di lapangan desa Sembowo. Kemeriahan acara didukung oleh segenap elemen masyarakat, dari sekolah usia dini hingga organisasi yang ada di desa Sembowo. Tak hanya pentas seni, dalam acara tersebut juga dilakukan penyerahan hadiah kepada pemenang untuk masing-masing lomba yang telah diselenggarakan.

Pra-acara, penonton disuguhi penampilan dari tim Hadroh desa Sembowo. Lewat syair-syair yang sarat makna, penonton tak hanya dihibur dengan kepiawaian pemain dalam menyajikan musik yang kompak, namun juga diingatkan untuk senantiasa mendekatkan diri kepada Tuhan. Setelah sejenak mendengarkan nasihat-nasihat kehidupan, saatnya penonton dihibur dengan kelincahan dari siswa-siswi PAUD dan TK di desa Sembowo. Anak-anak inilah yang menjadi tunas harapan bangsa untuk membangun negara di masa mendatang. Empat buah tampilan mengundang tepuk tangan riuh penonton, tak jarang tepuk tang tersebut diiringi dengan gelak tawa akan kelucuan dan keluguan tampilan anak-anak tersebut. Tari Menthog, Tari Gethuk, Tari Praon dan Senam Kesehatan Jasmani dikemas sukses ditampilkan oleh anak-anak PAUD dan TK.

(Kiri atas sesuai arah jarum jam): SKJ, Tari Menthog, Tari Praon, Tari Gethuk

Seakan tak mau kalah dengan tampilan PAUD dan TK, SD Negeri 1 Sembowo mengeluarkan empat buah tari. Dua buah tari ditampilkan oleh kelompok putra sedangkan dua tari yang lain ditampilkan oleh kelompok putri. Tarian yang ditampilkan SDN Sembowo 1 mencakup tari Rampak, tari Topeng Edan, tari Lilin dan tari Rodhat. Keempat tari tersebut sebelumnya pernah tampil dalam acara Perpisahan Siswa Kelas VI dan Pentas Seni SDN Sembowo I.

(Kiri atas sesuai arah jarum jam): Tari Rodhat, Tari Rampak, Tari Lilin, Tari Topeng Edan

Dua tari tambahan disajikan oleh siswi-siswi SMP Negeri 4 Sudimoro. Tari pertama adalah tari Udang Windu yang bercerita tentang udang windu, salah satu sumber protein hewani yang banyak digemari. Sedangkan tarian kedua adalah tari dari daerah Banyuwangi, yaitu tari Joged Osing. Satu tari tunggal ditampilkan dari Karang Taruna Desa Sembowo yang menyajikan tari Abyar. Organisasi seni bela diri, Persatuan Setia Hati Teratai (PSHT) turut meramaikan panggung dengan tampilan khas seni bela diri. Sedangkan pemenang lomba cipta kreasi senam dan lomba karawitan juga ditampilkan di sela-sela acara.

Sanggar Edi Peni, binaan Bapak Edi Suwito dan Ibu Adi Peni, yang berlokasi di selatan balai desa Hadiluwih, kecamatan Ngadirojo turut meramaikan acara. Selain membawa tim tata rias dan busana untuk memberikan polesan untuk hampir seluruh penampil acara, tim Sanggar Edi Peni juga menampilkan dua buah tari untuk memeriahkan panggung. Tari pertama adalah tari yang sempat hits di tahun 2013 yaitu tari Sanjaya Rangin. Sedangkan di akhir acara, tari Genggongan Mangslup ditampilkan kembali di hadapan warga desa Sembowo. Di akhir acara, kesenian khas Pacitan yang lain jug ditampilkan, yaitu kesenian Oglor.

Tari Sanjaya Rangin dan Genggongan Mangslup Sanggar Edi Peni Pacitan

Bagaimanapun kemeriahan peringatan hari kemerdekaan RI akan tidak berarti jika itu hanya sebagai acara seremonial belaka. Sudah barang tentu, sebagai generasi penerus bangsa, kita mengisi kemerdekaan dengan kegiatan positif di bidang masing-masing.
MERDEKA!! [PK]

1 komentar: